Jumat, 27 Mei 2011

Pengobatan dengan Olah Raga Pernafasan dan Propolis Bag 2

Tanya Jawab Tentang Propolis
Apa itu Propolis?








Propolis adalah zat yang dihasilkan oleh lebah. Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon, terutama pohon poplar, serta dicampur dengan air liurnya yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang melindungi lebah dari berbagai serangan bakteri, jamur, dan virus.

Propolis Senilai Emas ?
“Banyak orang mengatakan Propolis begitu tinggi nilainya”
Lebah mengumpulkan komponen-komponen dari bunga, daun muda dan dari kulit tumbuhan, lalu dicampur dengan liur dan lilin lebah sehingga terbentuklah propolis. Diperkirakan dari 200.000 ekor lebah hanya menghasilkan kurang lebih 20 gram propolis dalam setahun.

Proses Propolis
Lebah dipelihara di dalam kotak (sarang), propolis lebah  lalu dikikis menggunakan alat khas atau kertas khusus, selanjutnya dipanaskan sehingga 60-70°C untuk mencairkannya lalu menyaringkan lilin lebah dan kotoran lain sebelum menjadi “water base”. Melia Propolis adalah propolis dari Brazil yang memiliki sumber  flavonoid yang paling kaya di dunia.

Kandungan propolis: Bioflavonoid, Asam Amino, Vitamin dan Mineral
Propolis mengandung protein (16 jenis rantai asam amino bebas), 14 trace mineral terutama zat besi dan seng, vitamnin A, B kompleks, C,D,E,Biotin, Bioflavonoid, Glukosa dan Zat Nutrisi penting Lainnya.
Dalam satu tetes Propolis terdapat Bioflavonoid yang setara dengan yang terkandung dalam 500 buah jeruk.

Banyak Orang Bertanya, “Mengapa Melia Propolis dapat mengobati berbagai penyakit?”
Hampir seluruh kitab suci menulis tentang lebah. QS. An Nahl: 68 & 69:
“…akan keluar dari perut lebah syaraabun (cairan) beraneka warna, padanya ada obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.”

Propolis mengandung zat yang dapat menetralkan racun yang terakumulasi di dalam tubuh manusia dan propolis  mengandung zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yaitu bioflavonoid. Bioflavonoid juga bekerja sebagai  antibiotika alami yang dapat menghancurkan bakteri , jamur dan membersihkan virus dari dalam tubuh.

Tahapan berikutnya adalah perbaikan sel pada jaringan atau organ yang rusak. Karena propolis dapat memperkuat dan mempercepat regenerasi sel.

Mengapa Propolis sebagai Penyembuh luar biasa?
Perilaku hidup dan pola makan yang tidak sehat serta pencemaran lingkungan yang semakin meningkat membawa dampak akan mempercepat memburuknya sel-sel tubuh, dan hampir semua penyakit yang muncul dewasa ini merupakan akumulasi dari lemahnya dan tidak sehatnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu propolis adalah salah satu pilihan solusi yang tepat.

a. Propolis penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan Kuat. Polutan yang terakumulasi di dalam sel tubuh kita akan memperlemah metabolisme sel, sehingga tubuh mudah terserang penyakit. Peranan propolis adalah sebagai penetral racun yang membersihkan sel dari berbagai  macam polutan di dalam tubuh sehingga sela dapat bekerja secara optimal. Propolis juga sebagai anti oksidan kuat, pada proses metabolisme tubuh terutama reaksi-reaksi dengan oksigen akan terbentuk zat radikal bebas, yaitu zat yang kekurangan satu elektron. Untuk melengkapi satu elektronnya  zat radikal bebas mengambil dari sel tubuh. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya disebut sel abnormal. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya dapat menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan lokasinya . Bila terdapat pada jantung akan mengakibatkan penyakit jantung. Propolis memiliki zat yang dapat menyerahkan elektronnya pada zat radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya sel yang abnormal. Salah satu oksidan yang lain adalah vitamin A,C, dan E serta enzim-enzim alamiah GPX dan katalase.

b. Propolis Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh. Bioflavonoid yang terkandung di dalam propolis berperan dalam meningkatkan kerja system imun (kekebalan tubuh) dengan cara meningkatkan aktivitas dan perbanyakan limfosit T dan makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh seperti bakteri, sel kanker/tumor dan virus.

c. Propolis Antibiotika Alami. Propolis dikenal sebagai antibiotika alami tanpa efek samping. Penelitian terakhir dilakukan oleh The Natural Heart and Lung Institute, London. Menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis dapat menghancurkan banyak bakteri yang kebal terhadap antibiotika synthetic. Propolis sensitive terhadap Staphilococcus, Streptcoccus, E coli, virus influenza, herpes, Helicobacter pylori, danSalmonela typhosa. Propolis juga sensistif tehadap berbagai jamur yang menyebabkan penyakit kewanitaan.

d. Propolis Memperkuat Sel dan Mempercepat Regenerasi Sel. Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti:
Arteriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak
Tumor
Anti peradangan atau anti infeksi (sudah dibuktikan di Eropa Timur 20 tahun terakhir)
Diabetes Melitus atau Kencing Manis
Propolis dapat meningkatklan sel-sel pangkreas dalam menghasilkan insulin yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah
Gangguan Pencenaan
Penyakit Maag dan ulcus atau luka lambung. Propolis juga sensitive terhadap bakteri E coli yang menyebabkan diare dan sensitive terhadap bakteri salmonella typhosa yang menyebabkan penyakit typhus.
Gangguan pernafasan
Propolis membantu system pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis, seperti TBC. Propolis berperan dalam pengobatan Asma karena kerjanya sebagai Bronkodilator (melebarkan bronkus), menstabilkan mast-sel dan menekan pengeluaran Histamin.
Penyakit Jantung dan pembuluh darah. Propolis dapat meningkatkan daya pompa jantung (penyakit lemah jantung), hipertensi dan pencegah stroke.
Penyakit Syaraf. Propolis dapat menekan syaraf parasimpatis untuk mengekspresikan kesenangan yang dapat menghindari stress
Penyembuhan penyakit Arthritis atau radang sendi dan Rheumatik

Propolis Tanpa Dosis. Maksudnya ?
Melia Propolis dalam penggunaannya tanpa dosis,  tetapi mengapa saat penggunaan ada ketentuan dengan banyaknya jumlah tetes atau dosis?

Yang dimaksud tanpa dosis disini adalah Melia  Propolis dalam penggunaannya fleksibel tergantung kemampuan tubuh, jenis penyakit dan umur. Jadi sebenarnya tidak ada batasan, namun penggunaan Melia Propolis yang optimal adalah seperti yang disarankan sebab jika jumlah tetes berlebihan (dosis) dan tubuh terbatas dalam penyerapannya maka propolis sebagian akan terbuang saja dan ini menjadi tidak ekonomis.

Propolis Tanpa Efek Samping ?
Melia Propolis adalah 100% zat alami yang didalamnya terdapat antibiotika alami bebas racun yang efektif untuk melawan bakteri, jamur dan virus tanpa efek samping. Namun dalam penggunaannya Propolis kadang bisa menimbulkan Tindak Balas. Reaksi -balik atau tindak-balas adalah pengaruh positif yang disebabkan karena adanya reaksi-reaksi di dalam tubuh yang menandakan propolis sedang bekerja. Untuk itulah reaksi-balik atau tindak-balas ini biasa disebut juga “healing process” .Propolis sedang bekerja baik dalam tubuh penderita dalam proses penyembuhan penyakit. Tindak balas bersifat sementara dan biasanya masih berhubungan dengan jenis penyakit yang diderita. Oleh karena itu pergunakan dari dosis yang terendah

Lain halnya dengan zat yang terkandung di dalam obat syntetic (buatan) yaitu yang terstruktur kimianya dibuat mirip dengan zat alami aslinya. Obat syntetic ini dapat diproduksi dalam jumlah banyak sehingga harganya murah. Namun obat syntetic dapat mengakibatkan efek samping. Efek samping adalah pengaruh negatif yang bersifat sementara atau permanen dan biasanya tidak berhubungan dengan penyakit yang diderita.

Melia Propolis tidak ada waktu kadaluarsa?
Melia Propolis tidak ada masa kadauarsa karena propolis sendiri merupakan anti bakteri, anti jamur , anti kuman dan anti virus, maka dalam penyimpanan yang normal akan tetap bebas dari kontaminasi jamur, kuman, bakteri dan virus, sehingga menjadikan propolis awet hingga bertahun-tahun lamanya.

PROPOLIS DIREKOMENDASIKAN OLEH PARA DOKTER UNTUK PENYAKIT-PENYAKIT SEBAGAI BERIKUT:
PENYEMBUHAN PROPOLIS

PENYAKIT
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala, penyakit mata
Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi)
Infeksi kewanitaan
Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur
Jerawat, bisul
Infeksi kulit, telinga, dan gigi
Wasir, ambeien
Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dandiabetes
Darah tinggi, darah rendah
Hepatitis/ liver
Asam urat, rematik
Radiasi
Stres, Parkinson, Penyakit syaraf/otak
Gangguan pencernaan, maag, dll

Memahami Reaksi Balik Atau Tindak Balas
Memahami Reaksi Balik atau Tindak Balas Yang Terjadi Saat Menggunakan Propolis

 Bapak / Ibu
Insya Allah Propolis untuk membantu penyembuhan segala penyakit, seperti yang sdh disebutkan pada  QS. An Nahl ayat 68-69:
“……..Keluarlah dari perut lebah syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya penyembuhan bagi manusia . Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan”.

Secara  medis Propolis juga sudah banyak diteliti dan dibuktikan kehebatannya. Bahkan penelitian-penelitian terbaru semakin membuka tabir keajaiban-keajaiban Propolis dalam membantu penyembuhan berbagai macam penyakit secara efektif dan aman tanpa menimbulkan efek samping.
Namun perlu kita pahami adanya suatu reaksi-balik atau tindak-balas dalam proses penyembuhan dengan menggunakan propolis ini. Reaksi -balik atau tindak-balas adalah pengaruh positif yang disebabkan karena adanya reaksi-reaksi di dalam tubuh yang menandakan propolis sedang bekerja.Untuk itulah reaksi-balik atau tindak-balas ini biasa disebut juga “healing process” . Propolis sedang bekerja baik dalam tubuh penderita dalam proses penyembuhan penyakit.  Tindak balas bersifat sementara dan biasanya masih berhubungan dengan jenis penyakit yang diderita.
propolis (setiap 1-2  jam 20-30 tetes sekali minum).
Adanya proses  “Tindak Balas” inilah sebaiknya penggunaan propolis dimulai dari dosis yang terkecil (2-3 tetes) kemudian dinaikan secara bertahap (5-7 tetes) dan seterusnya (10-30 tetes) tergantung dari berat ringannya penyakit. Mengenai waktu atau interval pengunaan propolis bisa sehari 3-4 x, bisa 2-4 jam sekali, atau bahkan bisa tiap 1 jam sekali, tergantung kebutuhan (kUntuk sebagian orang reaksi balik dirasakan tidak nyaman atau bahkan membuat kita khawatir karena merasa seolah penyakit menjadi lebih parah, tapi itu bersifat sementara. Sehingga karena kurang paham mengenai hal ini (reaksi balik atau tindak balas) kadang mereka menghentikan penggunaan propolis. Padahal sebenarnya kondisi penderita sedang mengalami proses penyembuhan yang ditandai oleh ‘reaksi balik’ tersebut.
Penggunaan Propolis seharusnya tetap di lanjutkan, karena selama proses penyembuhan tersebut propolis masih dibutuhkan bahkan kadang diperlukan asupan (takaran) propolis lebih banyak lagi. Untuk penyakit-penyakit berat seperti kanker dan diabetes yang berat bahkan dianjurkan dalam satu hari habis 2 botol melia kondisi penyakit). InsyaAllah propolis tidak ada “over dosis”, kita juga tidak khawatir salah obat. Propolis memang untuk melawan semua jenis penyakit. Insya Allah.

Tindak Balas Atau Reaksi Balik Sebagai Healing Process
Melia Propolis untuk sebagian orang kadang menimbulkan Reaksi Balik /Tindak Balas yang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:

Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi pada setiap orang berbeda.

Pengobatan dengan Olah Raga Pernafasan dan Propolis Bag 1

Proses Terjadinya Tenaga Dalam
Manusia memiliki unsur kimia tubuh (Body Chemistry) yang bernama ATP (Adenosin Tri Phosphate). ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. Secara sederhana dapat ditulis sbb :
Energi yang dihasilkan oleh ATP tersebut sangat berlimpah-ruah. Malah dapat dijadikan sebagai kekuatan yang luar biasa apabila manusia dalam kondisi kejiwaan tertentu, seperti terhipnotis, panik, tidur berjalan atau trance. Selain itu, ATP juga berfungsi sebagai energi cadangan. Misalnya, setelah kita berolahraga dan kecapaian kemudian bila diistirahatkan sejenak maka tubuh kita akan pulih kembali. Energi yang dihasilkan oleh ATP dalam keadaan sehari-hari berupa panas tubuh, membantu lancarnya penyaluran adrenalin, menghidupkan kimia tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh (zat antibodi), menghidupkan aktifitas pencernaan dan menghidupkan semua aktifitas organ dalam tubuh manusia. Berdasarkan penelitian, manusia dalam kehidupan sehari-hari hanya menggunakan sekitar 2,5% dari seluruh fasilitas energi tubuhnya. Sedangkan yang 97,5% lainnya tersembunyi sebagai cadangan di ulu hati.
Permasalahannya adalah bagaiman cara mengoptimalkan dan membangkitkan energi yang tersimpan itu agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila kita mampu membangkitkan energi itu sekitar 20% kita akan memiliki kemampuan super, misalnya IQ (Intelegent Quality) akan meningkat hebat, tenaga akan menjadi sangat dahsyat, lompatan menjadi semakin tinggi, kekebalan tubuh semakin meningkat, proses penyembuhan luka terjadi sangat cepat, dapat mengobati berbagai penyakit, ketangkasan dan kecepatan gerak menjadi semakin hebat dan masih banyak kemampuan lainnya yang tidak dapat disebutkan semua.
Bayangkan bila kita dapat membangkitkan seluruh energi cadangan tersebut, manusia dapat mengubah tubuhnya menjadi energi dan dapat melakukan apapun yang dikhayalkan dan dipikirkannya.
Tenaga dalam atau energi cadangan adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau plexus solaris atau ada juga yang menyebutnya kundalini. Menurut berbagai sumber, kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk 3½ lingkaran, terdapat diantara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar. Sebagai catatan, solar plexus bukan merupakan organ tubuh manusia.
Kundalini ini berfungsi sebagai tempat berkumpulnya energi yang dalam berbagai macam istilah disebut chi, khi, kesah, Lwee-Kang. Sin-Kang, Iwe-Kang atau yang lazim disebut dengan tenga dalam.
Dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber tenaga dalam adalah ulu hati, bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. Padahal solar plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan. Karena kesalahpahaman itu orang lain memerlukan waktu yang sangat lama dalam mempelajari tenaga dalam. Dalam proses perangsangan, energi dari hasil reaksi ATP memiliki proses tertentu. Ketika oksigen dihisap secara normal oksigen hanya digunakan sebatas membantu lancarnya peredaran darah, melancarkan metabolisme tubuh dan mensuplai otak dengan kadar yang cukup. Oksigen juga merangsang energi yang ada dalam tubuh untuk menghidupkan aktifitas tubuh yang sempit sekali, hanya cukup untuk menggerakan tubuh secara normal. Tetapi lain halnya dengan pengambilan oksigen secara khusus dalam latihan tenaga dalam, untuk membangkitkan tenaga dalam diperlukan oksigen yang banyak dan efektif.
Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan spesial, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang. Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat. Karena itu, saat membuang nafas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yang menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang nafas melalui mulut.
Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa CO2. Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari tenaga dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Kamis, 19 Mei 2011

PROTOCOL AIRLINES


System komunikasi data airline, past, present, future.
Sistem komunikasi data airlines adalah komunikasi melalui suatu perangkat (DT atau PC), dari kantor airlnes atau kantor travel agent ke system computer terpusat melalui network/jaringan komputer Data yang dibawa sering juga disebut traffic airline. Tujuan utama dari komunikasi traffic airlines ini adalah untuk reservas tempat duduk, check in dan issued ticket.
Pada awal perkembangan system traffic airlines, yang paling pertama muncul adalah suatu mesin DT (dumb terminal ), pada saat itu system itu sudah canggih pada jamannya. Walaupun secara fungsional, belum dapat disejajarkan dengan PC (personal computer) karena hanya berfungsi tidak lebih dari suatu input dan output text saja. Seluruh mesin-mesin tersebut berkomunikasi dengan mempergunakan protocol bawaan dari IBM : ALC (airline link protocol) atau Unisys : UTS (unisys terminal system).
Namun seiring perjalanan waktu terjadi perubahan dalam teknologi traffic airline ini. Karena sesuatu hal, protocol –protocol airline ini harus di enkapsulasikan (dibawa) didalam suatu protocol network yang sejalan dan sedang trend saat itu :X25. sehingga munculnya istilah protocol EMTOX dan AX.25. sesungguhnya itu adalah protocol X.25 biasa yang didalamnya membonceng traffic airline. Tidak lebih dari itu
 Namun dalam perkembangan teknologi computer  sendiri, terjadi begitu banyak perubahan besar. Teknologi PC berkembang sangat cepat, dan dengan spesifikasi yang makin hebat, canggih dan murah. Sehingga PC menjadi peralatan standar yang dimiliki kantor-kantor dan industri bisnis. Protocol TCP/IP pun dengan cepat berkembang dan tumbuh menjadi standar network dunia. Bahkan TCP/IP menjadi protocol standar di internet. Selain stack TCP/IP sangat murah, juga mudah dipelajari. Ahli-ahli network TCP/IP pun sangat banyak didunia ini.  Dengan kondisi inilah, seluruh peralatan lama dan protocol X25 airline di kepung oleh jaringan TCP/IP yang menghubungkan sekian banyak PC. Sehingga solusi untuk menghubungkan kedua system network ini dalam membawa traffic airline tidak terhindarkan lagi.
 Solusi pertama yang dapat dilakukan adalah penyeragaman protocol. Untuk mengubah protocol TCP/IP ke X25 jelas tidak mungkin. Karena X25 sudah mulai ditinggalkan, dan standar IT dunia pun menuju ke TCP/IP. Yang dapat dilakukan adalah mengubah core network airline yang mempergunakan X25 menjadi murni TCP/IP. Namun solusi ini memiliki kendala yang sangat besar. Yaitu telah begitu banyak peralatan, dana, tenaga dan waktu yang telah di gelontorkan oleh pihak vendor dan  developer system pada awal perkembangan system airline. dan pihak Airline sendiri juga telah menghabiskan dana yang tidak kecil untuk pengadaan perangkat dan network ini. begitu kuatnya protocol legacy ini (legacy=protocol yang telah usang, namun masih dipakai) karena telah dipergunakan oleh ribuan airline diseluruh penjuru dunia., dan terpasang selama puluhan tahun di seluruh kantor milik airline-airline tersebut.
 Solusi kedua yang lebih masuk akal dan dapat dijalankan (dan sudah di jalankan) adalah membuat suatu protocol konversi/penghubung antara X25 dengan TCP/IP dalam pertukaran data traffic airline. Protocol tersebut adalah MATIP (Mapping of Airline Reservation, Ticketing, and Messaging Traffic over IP) yang di umumkan pada bulan mei 1998. standar MATIP ini sendiri di catat dalam RFC 2351. yang perlu di perhatikan, protocol MATIP ini adalah penghubung traffic airline secara software (bukan secara fisik). MATIP adalah standar protocol yang jika dalam standar OSI, ada di layer 7 (selayer dengan HTTP, FTP, SMTP, dll) untuk pengkonversian protocol layer bawah dari TCP/IP – X25 tetap dipergunakan peralatan fisik/khusus. Misalnya GCOM GPA2G, Farsite card, eicon card, Tiger dan affinity card. semua perangkat X25 tersebut dapat dikoneksikan dengan MATIP, kecuali affinity card (karena banyak keterbatasan dan terlalu primitive). Dengan protocol MATIP, seluruh airline dapat memapping traffic airlinenya yang berbasis TCP/IP dengan X25. Sehingga pihak airline dapat mengganti DT-DT nya ( front end ) dengan PC-PC, dan tetap dapat terhubung ke pusat network airline (back end)  yang menggunakan X25. Sehingga hari ini  hal yang terjadi adalah punahnya mesin-mesin DT di frontend airline berganti dengan PC. Dan bahkan konektivitas traffic data dibawa ke tingkat yang lebih tinggi dan canggih lagi, yaitu ke Web (internet booking), selular device (mobile booking, sms booking ), semua itu tetap dapat terjadi meskipun inti (core) system airline nya yang masih berprotokol X25
 Eksistensi protocol X25 sendiri dimasa akan datang untuk traffic airline masih mengundang tanda tanya dan membuat rasa penasaran kaum praktisi airline. Yang walaupun telah usang dan dianjurkan untuk diganti dengan IP Based, namun tidak begitu mudah,  karena begitu kuatnya pengaruh X25 di datacenter airline. mengenai hal ini, ketika saya  tanyakan ke vendor airline di luar negeri, saya mendapat jawaban yang cukup mengagetkan:
“ hehe karinta you have to see, from our company’s perspective, in the early 1990’s many ppl were talking about moving entirely to IP, then again in the early 2000’s…and now it is almost 2010….and we have found that the industry has not changed much. and especially in the airline industry. our partner xxx(censored) has invested a large amount of money into systems that support X.25, p1024b, p1024c,etc. so just purely from looking at their expenses, it should easily be assumed that this trend will not disappear for while. but from what we see, the industry will be there for awhile (actually from our point of view, awhile = > 10 years)  “   
 TERJERMAHANNYA :
“ hehe karinta, kamu harus tau, dari perspektif perusahaan kami, pada awal tahun 1990an, banyak ppl (product placement) yang mengatakan ingin bermigrasi secara keseluruhan ke IP. lalu mereka mengatakannya lagi pada awal tahun 2000an. dan sekarang sudah hampir tahun 2010…. dan kami melihat bahwa dunia industri tidak berubah begitu banyak, terutama di industri airline. partner kami xxx(maaf saya sensor, karena confidential) telah berinvestasi begitu banyak uangnya untuk sistem yang mendukung X.25, P1024B, P1024C, dan lain lain. jadi hanya dengan melihat pengeluaran mereka, dapat dengan mudah di asumsikan bahwa trend ini tidak akan menghilang begitu saja. dari yang kita lihat, (standar) industri akan tetap disana untuk sementara (sebenarnya dari sisi pandang kami, masa sementara >= 10 tahun) “
. ini semua bukan isampan jempol belaka. Fakta yang cukup menarik, protocol X25 tetap di pergunakan hingga hari ini bahkan oleh airline-airline dan GDS-GDS besar seperti Amadeus, Sabre, Unisys, dll. Sementara  progress migrasi dari mereka sendiri masih tidak jelas. Tampaknya, seperti yang telah di duga. Standar X25 airline masih akan tetap dipakai setidaknya hingga tahun 2020.